MARG0YOSO, PATI – Semarak Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dirayakan dengan penuh khidmat dan penuh prestasi oleh siswa-siswi MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah yang sekaligus menjadi santri Pondok Pesantren Bunyanun Marshush.
Rangkaian kegiatan diawali dengan acara internal pesantren, yakni Mujahadah Kubro dan Pembacaan Al-Barzanji sebagai wujud mahabbah kepada Rasulullah SAW dan para muassis Nahdlatul Ulama.
Selain kegiatan internal, para santri juga turut berpartisipasi dalam Kirab Hari Santri Nasional atas undangan dari MWCNU Margoyoso, Pati, sebagai bentuk syiar dan kebersamaan santri se-Kecamatan Margoyoso.
Puncak peringatan dilaksanakan pada malam hari di halaman MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah. Acara dihadiri oleh Pengasuh PP Bunyanun Marshush, Kepala Madrasah, dewan guru, dan seluruh santri.
Dalam mauidhoh hasanahnya, Pengasuh PP Bunyanun Marshush, KH. AHMAD RUMAH MASYFU’, memberikan dawuh yang sangat tegas dan mendalam:
“Hari Santri jangan dijadikan seremonial saja. Tapi kalian sebagai santri belajar yang giat, belajar yang keras. Lelah lah dalam belajar.”
“Dulu para santri dipimpin oleh kyai-kyai berperang melawan penjajah untuk kemerdekaan. Sekarang lelahnya lelah belajar. Kalau kalian mau meneruskan para pendahulu kalian ya kyai-kyai, ulama, santri…”
“Dulu di samping ngaji ya perang. Sekarang kalian hanya ngaji saja. Makanya ngajinya harus lebih giat dan taati aturan-aturan pondok dan taati guru-gurumu.”
Dawuh tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh santri untuk lebih bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan mengabdi kepada guru dan pondok.

BORONG PRESTASI DI AJANG LCC ASWAJA & KE-NU-AN
Semangat dawuh tersebut langsung dibuktikan dengan torehan prestasi yang luar biasa. Dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Aswaja dan Ke-NU-an Tingkat MTs/SMP Se-Eks Kawedanan Tayu yang diselenggarakan oleh LP Ma’arif MWCNU Margoyoso dalam rangka HSN 2026 pada Jum’at, 16 Oktober 2026 di MA Salafiyah Kajen, MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah berhasil memborong juara.
Proses seleksi berlangsung sangat ketat dari berbagai sekolah. Dari babak penyisihan diambil 5 besar untuk masuk final. Alhamdulillah, dua delegasi dari MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah, baik Putra maupun Putri, semuanya berhasil masuk final dan semuanya meraih juara.
- Juara 1 – Delegasi Putra:
- Ahmad La’la’ Mufakir El-Hakim
- Muhammad Ashfa Nuhudlorrowaya
- Muh. Nasrullah Zidna Ali
- Juara 2 – Delegasi Putri:
- Zivana Nuri Niha
- Raisya Fakihah Ailatu Wiam
- Muftia Minhatun Najwa
Kepala MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah, Bapak Alwi Ahmad Sulthon, menyampaikan rasa syukur yang luar biasa.
“Alhamdulillah anak-anak tahun ini semangatnya luar biasa. Tahun kemarin sampai final saja dan tahun ini keduanya dapat juara. Perjuangan dan semangat anak yang luar biasa,” ungkapnya.

TAMBAHAN PRESTASI: REBANA EL-BUNMA JUARA 2 TINGKAT KABUPATEN
Prestasi lain juga ditorehkan oleh Tim Rebana El-Bunma dari MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah yang berhasil meraih Juara 2 dari 14 peserta tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Pati. Lomba tersebut diselenggarakan oleh SMK Cordova dalam rangka Milad ke-17.
Dengan berbagai prestasi ini, MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah – PP Bunyanun Marshush membuktikan bahwa santri mampu menyeimbangkan antara ngaji, prestasi akademik Aswaja, dan seni Islami.
Selamat Hari Santri Nasional 2026. Santri Hebat, Cinta Aswaja!
Penulis: Humas MTs MQs Salafiyah / PP Bunyanun Marshush



