Pelantikan Penggalang Ramu, Rakit, dan Dewan Penggalang adalah rangkaian upacara resmi dalam kegiatan Pramuka tingkat Penggalang (usia 11–15 tahun/setingkat SMP/MTs) untuk meresmikan kenaikan tingkat kecakapan dan kepengurusan siswa.
Kegiatan ini biasanya menjadi salah satu agenda besar tahunan di sekolah (Gugus Depan). Berikut adalah penjelasan rincinya:
1. Pelantikan Kenaikan Tingkat (Ramu & Rakit)
Ini adalah upacara pelantikan untuk memberikan “pangkat” atau Tanda Kecakapan Umum (TKU) kepada anggota Pramuka setelah mereka menyelesaikan ujian syarat-syarat tertentu.
- Penggalang Ramu:
- Arti: Tingkatan pertama/dasar. Filosofinya diambil dari kata “Meramu” (mencari dan mengumpulkan bahan).
- Makna: Siswa baru belajar mengumpulkan ilmu, pengetahuan, dan keterampilan dasar kepramukaan.
- Syarat: Siswa harus menyelesaikan Syarat Kecakapan Umum (SKU) Ramu (buku saku berwarna merah). Setelah lulus ujian SKU, mereka dilantik menjadi Penggalang Ramu dan berhak memakai bed/tanda pangkat satu manggar (V) di lengan baju.
- Penggalang Rakit:
- Arti: Tingkatan kedua (lanjutan). Filosofinya dari kata “Merakit” (menyusun bahan yang sudah dikumpulkan).
- Makna: Siswa mulai bisa menyusun atau menerapkan ilmu yang sudah didapat untuk diri sendiri dan kelompok.
- Syarat: Siswa yang sudah Ramu menyelesaikan SKU Rakit. Setelah dilantik, mereka berhak memakai tanda pangkat dua manggar (V dua).
(Catatan: Setelah Rakit, ada tingkatan tertinggi yaitu Terap).
2. Pelantikan Dewan Penggalang (DP)
Berbeda dengan Ramu/Rakit yang bersifat personal (kecakapan individu), Dewan Penggalang bersifat struktural (organisasi).
- Apa itu Dewan Penggalang? Ini adalah kelompok siswa terpilih yang bertugas sebagai pengurus pasukan. Mereka adalah pemimpin yang membantu Pembina (Guru) dalam menjalankan latihan rutin.
- Siapa saja isinya?
- Pratama: Pemimpin Utama (Ketua OSIS-nya Pramuka).
- Sekretaris & Bendahara.
- Para Pemimpin Regu (Pinru).
- Tujuan Pelantikan: Meresmikan status mereka sebagai pengurus periode baru (biasanya masa bakti 1 tahun) dan mengambil sumpah janji (Tri Satya) untuk bertanggung jawab mengelola pasukan.




