Margoyoso, Pati — Suasana religius terasa kental di lingkungan MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah selama bulan suci Ramadhan. Madrasah yang telah dikenal sebagai lembaga pendidikan terintegrasi dengan Pondok Pesantren Bunyanun Marshush ini kembali menggelar program Pesantren Ramadhan dengan konsep pembinaan penuh selama 24 jam, menyatu antara kegiatan madrasah dan pesantren.

Sejak fajar menyingsing, para siswa yang juga berstatus santri sudah memulai aktivitasnya. Setelah melaksanakan sholat Subuh berjamaah serta setoran hafalan di lingkungan pondok, mereka melanjutkan kegiatan pagi dengan sholat Dhuha bersama di madrasah, dilanjutkan dengan pengajian kitab kuning Ta’lim Muta’allim yang mengajarkan adab dan etika menuntut ilmu.

Kepala madrasah menyampaikan bahwa konsep integrasi ini menjadi ciri khas lembaga.
“Di sini tidak ada batas antara sekolah dan pesantren. Semua kegiatan kami rancang menyatu, mulai dari ibadah, belajar, hingga pembinaan akhlak,” ujarnya.
Setelah sesi kitab, para santri mengikuti murojaah hafalan Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan halaqah bersama guru serta praktik ubudiyah seperti tata cara wudhu, sholat, dan dzikir yang benar. Kegiatan ini berlangsung hingga siang hari sebelum para siswa kembali ke asrama pondok.

Memasuki waktu siang hingga sore, kegiatan kembali berlanjut di pesantren. Sekitar pukul 14.00 WIB, para santri mengikuti pengajian kitab Lubabul Hadits bersama para asatidz. Disiplin berjamaah juga diterapkan dalam setiap waktu sholat, menegaskan pentingnya kebersamaan dalam ibadah.
Pada malam hari, suasana semakin semarak dengan pelaksanaan sholat Tarawih berjamaah. Menariknya, tarawih di pesantren ini tidak hanya membaca surat-surat pendek, melainkan membaca satu juz Al-Qur’an secara berurutan setiap malam. Imam sholat terdiri dari ustadz tahfidz dan para santri yang telah memiliki hafalan Al-Qur’an yang kuat (mutqin).
Setelah tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an hingga menjelang waktu istirahat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat, mencerminkan kesungguhan para santri dalam mengisi Ramadhan dengan ibadah dan ilmu.

Program Pesantren Ramadhan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan akhlakul karimah para siswa.
Dengan sistem yang terintegrasi antara madrasah dan pesantren, MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak. [Red. MQS]




