Pati – MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah terus melakukan berbagai inovasi dalam dunia pendidikan. Salah satu langkah terbaru yang dikembangkan adalah penerapan digitalisasi pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kualitas belajar mengajar di era modern.
Kepala MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah, dalam keterangannya menyampaikan bahwa digitalisasi pembelajaran menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola belajar siswa. “Kami ingin siswa-siswi tidak hanya unggul dalam bidang agama, tetapi juga mampu menguasai teknologi yang menjadi tuntutan zaman,” ungkapnya.
Menariknya, madrasah ini kini sudah tidak lagi menggunakan proyektor LCD. Sebagai gantinya, seluruh kelas telah dilengkapi dengan smart TV, jaringan wifi, dan speaker aktif. Dengan fasilitas tersebut, guru dapat menayangkan materi pembelajaran lebih jelas, mengakses sumber belajar digital secara langsung, dan menyajikan video maupun media interaktif dengan kualitas yang lebih baik.
Tidak hanya di ruang kelas, digitalisasi juga menyentuh sistem administrasi dan monitoring siswa. MTs Madrasatul Qur’an telah menerapkan absensi digital serta jurnal pembelajaran digital yang diisi langsung oleh guru. Semua data tersebut bisa diakses secara real time oleh wali santri dari rumah.
Lebih dari itu, sistem aplikasi yang digunakan madrasah juga dilengkapi dengan informasi kesehatan siswa, uang jajan digital, serta catatan perilaku harian. Orang tua dapat memantau aktivitas anak, mulai dari kehadiran, capaian pembelajaran, hingga detail penggunaan uang saku. Setiap transaksi jajan di kantin pun terekam dalam sistem, sehingga wali santri bisa mengetahui apa saja yang dibeli anak mereka setiap hari.
Dengan adanya sistem monitoring berbasis Learning Management System (LMS) ini, keterlibatan orang tua menjadi lebih intensif. Mereka tidak hanya terhubung dengan perkembangan akademik anak, tetapi juga aspek kesehatan, kedisiplinan, hingga pola konsumsi harian.
“Digitalisasi bukan berarti meninggalkan tradisi, tetapi justru memperkuat nilai-nilai pendidikan dengan memanfaatkan teknologi sebagai sarana. Orang tua kini bisa ikut terlibat langsung dalam mengawasi perkembangan putra-putrinya,” jelas Kepala Madrasah.
Ke depan, MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah berkomitmen untuk terus mengembangkan fasilitas, meningkatkan kompetensi guru, dan memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai pihak agar digitalisasi pembelajaran dapat berjalan optimal serta memberi manfaat nyata bagi seluruh warga madrasah.
[red. Mqs]




