Madrasah Berbasis Digital PP. Bunyanun Marshush

MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah dan MTs Salafiyah Adakan Workshop Penyusunan Modul Ajar dan Proses Penilaian Kurikulum Merdeka di Hotel Safin Pati

Kegiatan Workshop penyusunan modul ajar dan proses penilaian kurikulum merdeka diadakan oleh pihak Madrasah Tsanawiyah Madrasatul Qur’an Salafiyah dan Madrasah Tsanawiyah Salafiyah pada Ahad (18/8) pagi. Bersama narasumber Dr. Hj. Amiroh Ambarwati, S.Pd.,M.A. dari Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang. Acara dibuka oleh Kepala Kemenag Pati, Bapak Akhmad Saikhu S.Ag., M.Pd dan diawali Tilawatil Qur’an oleh Ustaz Syakir Mubarok.

“Hal ini merupakan kebersamaan dalam kebaikan karena manfaatnya nanti akan banyak. Ada relevansi dari kegiatan Workshop ini, sebab ada ilmu yang diamalkan,” ujar Bapak Kepala MTs. Salafiyah Kajen, K.H. Ahmad Ruman Masyfu’, S.H., M.Si., memberikan pandangan dalam pidato sambutan beliau terhadap kegiatan yang dilaksanakan.

Menurut Kepala Kantor Kemenag Pati, Ahmad Syaiku, M.Pd. kunci keberhasilan di madrasah maupun di banyak hal adalah harus beradaptasi karena merasakan dinamika disrupsi. Selalu berubah-ubah termasuk di dunia pendidikan yang dalam komponennya terdapat kurikulum. “Tentu kita harus terus mengikuti dinamika ini,” kata Bapak Syaiku.

Sementara itu Ketua Yayasan Salafiyah Kajen, Bapak K.H. Ubaidillah Wahab, S.H., M.Si. menyatakan kurikulum merdeka secara otomatis dapat mengembalikan karakteristik madrasah swasta dengan dasar keislaman atau keagamaan yang mumpuni. Bapak Ubaid yakin bahwa dengan kurikulum merdeka kelak para guru akan lebih semangat mengajar. Selain itu, beliau juga mengapresiasi kolaborasi antara pihak Madrasah Tsanawiyah Madrasatul Qur’an Salafiyah dengan Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Kajen.

Workshop penyusunan modul ajar dan proses penilaian kurikulum merdeka tahun ajaran 2024/2025 berlangsung selama 4 jam. Dalam acara tersebut para guru mendapatkan sosialisasi dan prosedur penyusunan perangkat ajar. Diharapkan melalui workshop ini para guru dapat lebih memahami dan turut aktif terlibat dalam praktik penerapan kurikulum merdeka.

(Red./MTs./MQS)

Share ke sosial media!