Program Bilingual di MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah Berjalan Lancar, Siswa Semakin Percaya Diri Berbahasa Asing

MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah berhasil melaksanakan program bilingual dengan lancar dan penuh antusias. Program ini merupakan hasil kerja sama antara madrasah sekaligus PP Bunyanun Marshush dengan para guru pengabdian dari Pondok Modern Darussalam Gontor. Tujuannya adalah membiasakan siswa-siswi untuk berkomunikasi menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam keseharian mereka.

Selama pelaksanaan program, para guru pengabdian aktif mendampingi siswa baik di dalam kelas maupun dalam berbagai kegiatan luar kelas. Mereka mengajak siswa untuk terbiasa berbicara dalam bahasa asing, melalui metode yang menyenangkan dan interaktif.

Kepala madrasah menyampaikan bahwa program ini membawa dampak positif. “Anak-anak terlihat lebih percaya diri saat berbicara dalam bahasa Arab maupun Inggris. Mereka juga lebih semangat belajar karena suasananya dibuat lebih hidup oleh para guru pengabdian,” ujarnya.

Para siswa pun merasakan manfaatnya. Banyak di antara mereka yang awalnya ragu berbicara bahasa asing, kini mulai terbiasa dan bahkan menikmati proses belajarnya. Pengasuh PP Bunyanun Marshush  K.H. Ahmad Ruman Masyfu’ menyampaikan bahwa ciri khas santri di PP Bunyanun Marshush salah satunya bisa ditemukan dalam kesehariannya aktif menggunakan bahasa, baik ketika mereka di madrasah atau di pesantren karena mereka diberikan pendampingan bahasa oleh ustadz-ustazah pengabdian dari Gontor dalam melakukan aktivitas,” jelasnya.

Program bilingual ini diharapkan bisa terus berlanjut dan menjadi bagian dari budaya belajar di MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah maupun di PP Bunyanun Marshush. Karena keseharian anak-anak adalah bagian dari santri Bunyanun Marshush yang sejak awal memang didesain menjadi pondok pesantren yang memiliki keunggulan pengajaran bilingual sehingga menjadikan santri mahir dalam berbahasa.

Red. MQS